CUTI POS 29NOV - 1DEC (KHAMIS - SABTU). Teruskan pembelian dengan memasukkan diskaun kod SAYABELI untuk pembelian melebihi RM80 dan nikmati lebih penjimatan!
Cart 0
menunggu beduk.jpg

Menunggu Beduk Berbunyi

RM 28.00

Tuan Sharif terpaksa bekerja untuk Belanda karena tuntutan ekonomi, kebutuhan keluarga. Demi kehidupan yang layak untuk keluarganya, dia pada akhirnya menjadi seorang federalist, orang yang dibenci para pejuang kemerdekaan. Lebih dari itu, tidal hanya masyarakat yang membenci, anak yang sangat dicintainya pun ikut membenci dirinya. Sharif sudah terperosok ke lubang yang begitu dalam. Dia sudah pasrah dengan keterpurukan dan tekanan batin. Di saat seperti itu, menunggu beduk berbunyilah yang kembali menyadarkan dirinya akan makna hidup.


Berlatar belakang masa penjajahan dan kemerdekaan, Hamka berhasil dengan apik menggelontorkan alur cerita ini dengan baik dan menarik sehingga seakan akan kita kembali ke suasana era perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Customer comments

Author/Date Rating Comment